Arsip Blog

Livery Movistar Terbaru Yamaha Aerox, Vixion dan All New R15

Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM) secara resmi merilis Movistar Yamaha MotoGP Livery baru untuk beberapa model motor pada bulan Agustus ini. Perubahan warna tersebut mengikuti desain Movistar Yamaha MotoGP Livery pada musim balap MotoGP 2018 yang melekat di motor YZR-M1 milik pembalap Yamaha yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Read the rest of this entry

Iklan

Sensasi Balap Yamaha Aerox 155 cc, Bentuk Apresiasi Yamaha Untuk Komunitas

Kompetisi balap paling bergengsi Yamaha Cup Race 2018 (YCR 2018) yang dilangsungkan di Sirkuit Pancing Medan untuk pertama kalinya menghadirkan balap matik Yamaha Aerox 155 Cup Community. Jadi ini persaingan dengan matik 155 cc yang notabene mengusung tagline ‘Personal Sport Scooter’.

Read the rest of this entry

Ada Kelas Baru Yamaha Aerox 155 Cup Community di Yamaha Cup Race 2018

PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) kembali menggelar ajang balap one make race terbesar di Tanah Air melalui event Yamaha Cup Race 2018 (YCR 2018). Selain menjadi wadah untuk menggali potensi tim dan pembalap muda dari berbagai wilayah di Indonesia, juga tahun ini YCR 2018 mewadahi hobi untuk komunitas daerah dengan kelas terbaru Yamaha Aerox 155 Cup Community. Termasuk menyuguhkan beragam hiburan. Read the rest of this entry

1 Dekade Vixion, Yamaha Serahkan Donasi Ke SD Inpres Pulau Salura, NTT

Puncak perayaan 1 dekade Yamaha Vixion di Indonesia ditandai dengan penyerahan donasi sebesar Rp. 50.453.886, hasil kerja sama dengan kitabisa.com, ke SD Inpres Pulau Salura, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 11 Maret 2018. Aktivitas donasi VixionR_1DekadePeduli ke Pulau Salura adalah yang pertama kali dilakukan sebuah merek motor untuk merayakan anniversary. Read the rest of this entry

MotoGP Kurang Dari 2 Minggu Lagi. Ini Jadwalnya…

Hajatan tahunan para pembalap kelas dunia alias MotoGP akan dimulai sebentar lagi. Saat ini para pembalap bersama timnya sedang berusaha mencari setelan motor yang terbaik untuk menjadi kampiun di musim ini. Ada yang langsung klop, tapi ada juga yang belum menemukan setingan yang pas. Read the rest of this entry

Jelang ARRC 2018 Thailand : Dua Rider Anyar YRI Siap Tunjukkan Prestasi

Seri pertama gelaran Asia Road Racing Championship 2018 (ARRC 2018) siap dilaksanakan di Sirkuit Buriram, Thailand (2-4 Maret). Sebelumnya juga akan diakukan tes pramusim di lintasan yang sama. Musim ARRC 2018 ini, tim Yamaha Racing Indonesia (YRI) yang bertarung di kelas Asia Production 250 (AP250) dengan motor Yamaha YZF-R25 dan dua pembalap anyar, yaitu Richard Taroreh dan M Faerozi. Sementara UB150 kembali diperkuat oleh Wahyu Aji Trilaksana dengan motor Yamaha MX King 150.

Sehubungan Richard Taroreh yang notabene berasal dari Sulawesi Utara, maka ARRC 2018 Thailand akan menjadi penampilan kedua kalinya di trek Buriram sepanjang 4.554 km, karena akhir 2017 (2-3 Desember) ikut berkompetisi sebagai wild-card. Saat itu, juara nasional Kejurnas Sport 150 cc (IRS 2017) tersebut dapat menembus posisi 10 besar. Prestasi yang patut diapresiasi. Bahkan Richard sempat juga bertarung di deretan ke-6. Termasuk mampu mengukir catatan waktu 1 menit 54 detik. Sedang untuk M Faerozi, tentu saja seri pertama ARRC 2018 Thailand akan menjadi debut. Penampilan pertama potensi binaan Yamaha Indonesia yang masih berusia 15 tahun. Patut dicatat, tahun lalu M Faerozi masih berstatus Pemula A.

Dalam konteks ini, pabrikan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) berupaya konsisten melakukan pembinaan lebih dini agar proses tahapan kedepan lebih terbuka. Seperti juga yang dibuktikan Galang Hendra saat bersaing di ARRC 2015 dalam usia jelang 16 tahun. Tentu saja, proses pembelajaran, adaptasi dan evaluasi akan dijalani M Faerozi. Terpenting ada upaya yang konsisten untuk mempertajam catatan waktu talenta muda asal Jatim ini.

Pada bagian lain, di kelas Underbone 150 (UB150) menjadi hal signifikan bagi pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI) lainnya, Wahyu Aji Trilaksana untuk mengawali perjalanannya dengan pundi poin yang optimal. Ini penting untuk modal dalam klasemen sementara. Terlebih, racer asal Banyumas, Jateng yang membesut Yamaha MX King 150 ini memiliki tradisi podium juara. Catatan penting, bahwa dalam final ARRC 2017 Buriram Thailand, Wahyu Aji dapat memborong podium juara dan runner-up dalam dua race yang tersaji hingga meraih poin terbanyak. Target juara umum UB150 ARRC 2018 menjadi hal yang realistis bagi Wahyu Aji. Terlebih tahun lalu (ARRC 2017) sukses merebut posisi akhir runner-up UB150. Bahkan jika tidak mengalami kendala teknis ataupun sempat terjatuh, maka gelar juara dapat direnggut. So, ARRC 2018 menjadi momen terbaik Wahyu Aji untuk merebut predikat terbaik seperti yang pernah ia lakukan saat jawara UB130 (ARRC 2016). Pastinya ini merupakan harapan Indonesia “Untuk Merah Putih Semakin Di Depan”.

Step by step hasil dari keikutsertaan di seri terkahir ARRC 2017, cukup baik sampai akhir race 2. Awal pre-season saya harap sudah bisa mendapatkan best setting yang terbaik untuk menjelang race pertama,” Ucap Richard Taroreh.

Awal tahun ini menjadi tantangan untuk saya. Saya sudah persiapkan semuanya mulai dari fisik dan mental. Saya juga lebih banyak belajar tentang set-up motor Sport, agar cepat untuk beradaptasi ke setiap sirkuit,” Ucap M Faerozi.

Hasil tahun 2017, hasil yang baik untuk di kelas UB150. Saya dan tim akan improve untuk lebih baik untuk menghadapi tahun ini. Secara data sirkuit dan best-setting tim sudah ada, pastinya kami yakin untuk dapat hasil yang baik di setiap serinya,” Ucap Wahyu Aji Trilaksana.

Kami akan melakukan serangkaian tes pramusim. Penting bagi kami untuk mengetahui performa motor, mengetahui level kami dan mempersiapkan motor untuk lanjut di seri Perdana,” Ucap Wahyu Rusmayadi, Manajer tim Yamaha Racing Indonesia.

Pebalap AHRT Siap Ukir Prestasi Di Arena Balap Dunia

PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat komitmennya mencetak pebalap kelas dunia melalui dukungan di berbagai kejuaraan balap dan peningkatan kompetensi pebalap pada program penjenjangan terstruktur. Program ini merupakan konsistensi strategi AHM dalam mempercepat terwujudnya mimpi generasi muda Indonesia mengukir prestasi di arena balap dunia.

Dengan mengusung semangat Satu Hati untuk Indonesia juara, pembinaan balap berjenjang menjadi komitmen besar AHM yang diimplementasikan secara berkesinambungan sejak 2013. Hingga kini, pembinaan tersebut telah berhasil melahirkan pebalap-pebalap berbakat yang mengukir prestasi maupun sejarah baru yang membanggakan bagi Indonesia di berbagai kejuaraan. Hal ini merupakan hasil tempaan para pebalap baik dalam kompetensi balap, kekuatan fisik dan mental di berbagai kejuaraan balap tingkat nasional maupun internasional.

Direktur Marketing AHM Thomas Wijaya mengatakan upaya mencetak pebalap level dunia memerlukan langkah terstruktur dan sistematis, mulai dari pencarian bakat sampai dengan memberikan pelatihan untuk memperkuat potensinya. Untuk itu, AHM menyediakan sarana melalui berbagai program balap, mulai dari sekolah balap untuk talenta di usia dini hingga mencapai kejuaraan balap bergengsi seperti CEV International Championship. Melalui semangat Satu Hati untuk Indonesia juara, para pebalap diharapkan dapat bersemangat menapaki jenjang balap yang telah disiapkan dan menjadi juara seperti impiannya.

Pembinaan balap berjenjang AHM memberikan langkah strategis bagi pebalap mencapai tujuannya dan menjadi kebanggaan bangsa di dunia balap. Kami senang hingga saat ini mampu menemani dan memaksimalkan potensi pebalap muda Tanah Air serta mencetak beragam prestasi membanggakan. Kami harap, semangat Satu Hati untuk Indonesa juara dapat menginspirasi generasi muda lain tidak hanya di dunia balap saja namun juga hal lainnya untuk berprestasi sampai level dunia,” ujar Thomas Wijaya.

Dalam memulai pembinaan balap sejak dini, AHM meneruskan komitmen pembinaan paling dasar dalam mencari dan mendidik bibit-bibit balap usia di bawah 16 tahun melalui program Astra Honda Racing School (AHRS). AHM juga memperkuat program latihan pebalap dengan menghadirkan Honda CBR250RR dan Honda CBR150R sebagai sarana pembelajaran.

Tahun ini, AHM juga turut memperkuat pembinaan dasar tersebut dengan melengkapi fasilitas dan mendukung proses pembelajaran bagi para siswa AHRS di kelas 250cc. Fasilitas diberikan mulai dari transportasi keberangkatan dan akomodasi mereka sampai dengan kebutuhan pelatihan di lintasan selama pelatihan berlangsung seperti motor balap, seragam balap, sepatu balap, helm balap dan sarung tangan.

Kontribusi AHM dalam dunia balap Tanah Air juga diberikan dengan menggelar Honda Dream Cup di 7 kota dan One Make Race sport kelas 150cc dan 250cc. Di ajang balap nasional, dukungan AHM diberikan kepada 11 tim pada Kejurnas sport Indospeed Race Series dan 23 tim balap di ajang Motoprix.

Pada level Nasional, Astra Honda Racing Team (AHRT) berpartisipasi pada kejuaraan nasional balap 250cc. Mengandalkan performa tinggi Honda CBR250RR yang berhasil mengantarkan Rheza Danica juara Nasional pada tahun lalu, AHRT berupaya mempertahankan kebanggaan tersebut bersama Awhin Sanjaya, Mario Suryo Aji dan Mohammad Adenanta Putra.

Balapan Asia

Selain di tingkat Nasional, AHM juga turut memperkuat strategi pembinaan penjenjangan balapnya pada level Asia di musim kompetisi 2018. Sebanyak 5 pebalap muda Indonesia yang dibina dan didukung oleh AHM sukses melewati tahap seleksi akhir ajang Asia Talent Cup (ATC) 2018 yang dipromotori oleh Dorna Sports yang juga penyelenggara kejuaraan balap dunia, MotoGP. Melalui keikutsertaan 5 pebalap ini, Indonesia menjadi negara dengan perwakilan pebalap terbanyak di ajang ATC 2018, yaitu Lucky Hendriansya, Mario Suryo Aji, Mohammad Adenanta Putra, Muhammad Agung Fachrul dan Afridza Syach Munandar.

Selain itu, untuk menambah jam terbang pebalap muda Indonesia dan merasakan atmosfer balap internasional AHM juga memberi kesempatan kepada Herjun Atna Firdaus, Muhamad Hildan Kusuma dan Abdul Gofar M untuk ikut dalam ajang Thailand Talent Cup mempergunakan NSF250R.

Penguatan pembinaan balap AHM di level Asia juga semakin dipertajam melalui kejuaraan Asia Road Racing Championship. AHM melalui Astra Honda Racing Team (AHRT) mengikutsertakan Andi “Gilang” Farid Izdihar dan Irfan Ardiansyah di kelas Supersports 600cc. Menemani Irfan Ardiansyah yang sebelumnya telah turun pada kelas tersebut, Andi Gilang bertekad mengandalkan pengalaman dan kompetensinya untuk mengukir prestasi ataupun sejarah baru bagi Indonesia di kelas Supersports 600cc.

Sementara itu, untuk mempertahankan gelar juara Asia bagi Indonesia di kelas Asia Production 250cc (AP250) AHM kembali mengandalkan Rheza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya yang dipercaya menunggangi motor produksi anak bangsa Honda CBR250RR. Pada kelas ini, tim AHRT juga diperkuat oleh pebalap muda berusia 13 tahun, Mario Suryo Aji. Mario merupakan salah satu pebalap binaan AHM yang berhasil menapaki jenjang balap AHM mulai dari pendidikan dasar AHRS sampai dengan level Asia ini seperti halnya Gerry Salim, Andi Gilang, Irfan Ardiansyah dan juga Awhin Sanjaya.

AHM juga melanjutkan komitmennya dengan ikut serta dalam ajang balap ketahanan untuk menguji performa, ketahanan fisik dan mental, konsistensi dan kestabilan pebalap binaannya. Pada ajang ketahanan 4 jam, tiga pebalap muda binaan AHM yaitu Afridza Syach Munandar, Herjun Atna Firdaus dan Muhammad Agung Fachrul berpeluang menjadi perwakilan Indonesia bersama Astra Honda Racing Team.

Sementara itu di ajang yang lebih tinggi, Andi Gilang dan Irfan Ardiansyah juga mempunyai kesempatan menjadi salah satu pebalap yang turun di kejuaraan bergengsi, Suzuka 8 Hours Endurance World Championship menghadapi pebalap tangguh dunia selama 8 jam di lintasan balap di bawah naungan tim Honda Asia Dream Racing. Bersama tim balap ini, mekanik handal Astra Honda Racing Team juga turut memperkuat tujuan membawa mimpi pebalap-pebalap Asia menjadi pebalap kelas dunia. Tim Honda Asia Dream Racing yang beranggotakan mekanik dan pebalap yang dipilih dari tim-tim balap Honda wilayah Asia berkompetisi di ajang Suzuka 8 Hours Endurance World Championship dan All Japan Road Race Championship 2018 kelas JSB1000.

Balapan Eropa

Pembinaan balap AHM saat ini telah memasuki level kompetisi kejuaraan balap motor yang terdekat dengan level Grand Prix yaitu CEV International Championship. Dukungan pada kejuaraan ini diberikan AHM kepada Gerry Salim dan Dimas Ekky Pratama. Gerry berkompetisi di kejuaraan balap dunia bagi pebalap muda (junior), CEV Moto3 Junior World Championship dan Dimas Ekky Pratama bermain pada level Eropa, CEV Moto2 European Championship.

Keduanya merupakan pebalap binaan AHM yang berhasil mengukir sejarah baru bagi bangsa Indonesia pada musim balap 2017. Gerry adalah sosok muda yang mampu menjadi orang Indonesia pertama yang berdiri sebagai Juara Umum kejuaraan balap tertinggi Asia, Asia Road Racing Championship, untuk kelas AP250. Kebanggaan yang didapat bersama Honda CBR250RR tersebut diraihnya setelah mampu menaklukkan ketatnya persaingan melawan pebalap berbakat Asia lainnya dan mengoleksi 8 podium kemenangan (1st podium 7x and 3rd podium 1x). Sementara itu, Dimas Ekky juga berhasil menjadi orang Indonesia pertama yang menapaki podium CEV Moto2 European Championship yang dicetaknya pada musim balap tahun lalu di sirkuit Barcelona, Spanyol.

Untuk terus meningkatkan levelnya dan kembali membanggakan Indonesia, Gerry dan Dimas dijadwalkan menetap sementara di benua Eropa dan menjalani program latihan balap dan fisik yang intens, serta mendalami kultur balap CEV yang diterapkan seperti MotoGP selama musim kompetisi 2018. Selain itu, Gerry pun akan mengikuti kompetisi Red Bull MotoGP Rookies Cup untuk semakin mengasah kompetensi balapnya di berbagai sirkuit MotoGP.

One Heart.” dan “Satu Hati.” di MotoGP

AHM kembali mensponsori Repsol Honda Team di ajang MotoGP dengan menempatkan logo “One Heart.” dan “Satu Hati.” di racing suit juara dunia Marc Marquez dan rekan setimnya Dani Pedrosa, serta motor balap RC213V. Hal ini merupakan bagian dari upaya AHM memberikan inspirasi bagi para pecinta balap Tanah Air dalam menggapai mimpi tertinggi di dunia balap.

Pada sepanjang musim balap MotoGP 2018, logo “One HEART.” menghiasi bagian depan dan lengan kiri racing suit, serta under cowl kanan dan rear inner fender kiri sepeda motor Repsol Honda Team. Sementara itu, logo “Satu HATI.” terlihat pada bagian belakang dan lengan kanan racing suit, serta under cowl kiri dan rear inner fender kanan sepeda motor Repsol Honda Team. Selain itu, logo tersebut juga disematkan pada seluruh seragam kru, pit box, trailer, dan hospitality area Repsol Honda Team sepanjang musim balap MotoGP 2018.

Duo Pembalap WSBK Pakai Baju Batik Indonesia. Cakep…

Ada sekelumit cerita saat acara Yamaha Media Conference di Thailand kemarin. Dua pebalap WSBK 2018, Michael van der Mark dan Alex Lowes menggenakan batik yang merupakan pakaian tradisional Indonesia. Kemeja batik yang mereka gunakan merupakan pemberian tim Yamaha Racing Indonesia.

Presiden Direktur Yamaha Indonesia Motor Manufaturing (YIMM), Minoru Morimoto yang hadir secara langsung di Thailand memberikan baju batik kepada  Michael van der Mark dan Alex Lowes, juga kepada manajer tim PATA Yamaha, Andrea Dosoli.

Ketiganya tampak gagah dan berwibawa mengenakan kemeja batik. Micahel van der Mark dan Alex Lowes sama-sama mengenakan batik berwarna hitam yang elegan. Spesialnya Michael van der Mark mempunyai keturunan dari Indonesia, dimana Nenek dari Michael berasal dari Ambon, Maluku. Sedangkan Andrea Dosoli mengenakan batik dengan warna dasar putih yang memancarkan kharisma laki-laki berambut putih ini.


Acara ini berlangsung sesaat setelah sesi wawancara eksklusif di Sirkuit Buriram Thailand. Wawancara ini melibatkan para racer tim Yamaha Racing Indonesia, yaitu Galang Hendra Pratama yang akan berlaga di WSS300, serta Richard Taroreh, M Faerozi dan Wahyu Aji Trilaksana yang akan berjuang bersama mengharumkan Indonesia di ajang ARRC. Dalam wawancara tersebut para jagoan WSBK Yamaha memberikan semangat kepada rider muda Yamaha Indonesia dalam menghadapi musim balap 2018 ini.

Sebagai orang Indonesia kita patut bangga bahwa batik diterima dengan baik bahkan diajang balapan dunia sekelas WSBK. Melalui balapan juga Yamaha Indonesia ingin membawa semangat kebangsaan melalui “Untuk Merah Putih Semakin Di Depan”. Tahun 2018 para pembalap Yamaha Indonesia akan berjuang untuk dapat mengibarkan bendera merah putih di kancah dunia.

Rey Ratukore & Richard Taroreh Juara Umum Yamaha Sunday Race 2017

Hajatan event bergengsi Yamaha Sunday Race 2017 (YSR 2017) yang berjalan empat seri berakhir sudah di Sirkuit Sentul, Bogor, Sabtu-Minggu kemarin (4-5 November). Sebanyak 180 starter yang ambil bagian dalam gelaran balap yang jelas dan tegas memanjakan komunitas.  Semakin banyak hal positif yang dirasakan dan diraih rekan komunitas dan rider profesional. Read the rest of this entry

Jelang YCR 2017 Kediri, Rey Ratukore Bagi-Bagi Ilmu Balap Kepada Pembalap Muda Yamaha

Seri ke-2, Yamaha Cup Race 2017 (YCR 2017) akan berlangsung di Sirkuit GOR Joyoboyo, Kediri, Jawa Timur, akhir pekan ini (21-22 Oktober). Lintasan trek GOR Joyoboyo Kediri berbentuk menyerupai huruf P dan memiliki panjang 950 meter dengan lebar 7-8 meter. Read the rest of this entry

%d blogger menyukai ini: