Peduli Gunung Agung, Yamaha Salurkan Bantuan Untuk Para Pengungsi

Yamaha turut menyalurkan bantuan untuk para pengungsi yang menghindari ancaman letusan Gunung Agung di Karangasem, Bali. Bantuan diberikan oleh PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) bekerjasama dengan YRFI (Yamaha Riders Federation Indonesia) dalam program Peduli Gunung Agung.

Aksi kemanusiaan itu dilakukan pekan lalu tepatnya Minggu 24 September 2017. Berbagai bantuan untuk pengungsi yang diberikan Yamaha adalah beras, masker, obat-obatan, air mineral dan mie instan.

Titik pertama rombongan Yamaha memberikan bantuan ke Desa Sibetan lalu menuju ke posko Rendang. Ditemui oleh relawan, dijelaskan bahwa 1.500-an warga pengungsi memang sangat membutuhkan bantuan agar mereka bisa bertahan selama berada di tempat pengungsian. Titik penyaluran terakhir yaitu di Desa Gegelang Kecamatan Manggis.

Menurut Andri Fistulariyanto dari Tim Promosi Yamaha DDS Bali, program CSR Yamaha dengan YRFI merupakan bentuk sinergi antara pabrikan dengan komunitasnya.

Yamaha sebagai bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia turut prihatin dan aktif membantu meringankan beban mereka yang terkena musibah dan bencana di Tanah Air. Kali ini di Karangasem, Yamaha bersama komunitas resminya YRFI sebagai kepanjangan tangan dan keluarga besar pengguna sepeda motor Yamaha, turun membantu”, ujar Andri.

Sebagai pabrikan sepeda motor, Yamaha juga memberikan tips kepada pengguna sepeda motor di daerah-daerah yang terkena abu akibat letusan Gunung Agung :

  1. Sebelum motor digunakan pastikan motor dicuci bersih terutama ban karena lumpur dari bekas erupsi bisa menempel dan akan membuat motor licin
  2. Bersihkan filter udara dari debu yang menempel karena akan menghambat aliran udara yang akan masuk ke ruang bakar
  3. Perhatikan juga rantai roda motor agar dalam kondisi bersih
  4. Berkendaralah dengan hati-hati selama melewati jalan yang kondisinya tidak baik

Semoga dengan bantuan ini bisa mengurangi sedikit beban bagi para pengungsi.

Iklan

About bapakeVALKYLA

seorang pria biasa, karyawan di sebuah swalayan, ayah dari 2 orang putri yang pengen turing tapi terkendala waktu yg tidak bersahabat.

Posted on 28 September 2017, in Umum and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN & KOMENTAR ANDA SEMUA...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: